Kegiatan Produksi dan faktor produksi

Comment
Kegiatan produksi adalah kegiatan meningkatkan nilai guna barang dari barang mentah menjadi barang setengah jadi, hingga menjadi barang jadi yang dapat dinikmati langsung kegunaannya oleh konsumen (Barang ekonomis). Kegiatan produksi bertujuan untuk meningkatkan nilai guna barang dan memperoleh keuntungan atau laba dengan cara memenuhi kebutuhan manusia manusia.

Secara garis besar produksi terbagi menjadi 5 jika dilihar dari bahan garapannya yaitu produksi ekstraktif, produksi agraris, produksi idustri, produksi jasa, dan perdagangan. Berikut penjelasannya:
Kegiatan produksi mobil
  1. Produksi ekstraktif adalah cara memenuhi kebutuhan manusia dengan mencari dan mengumpulkan sumber daya alam tanpa mengubah bentuk atau sifat asli barang tersebut. Contoh kegiatan produksi ekstraktif penambang pasir atau batu, penangkapan ikan oleh nelayan.
  2. Produksi agraris adalah cara memenuhi kebutuhan manusia dengan cara mengolah sumber daya alam terlebih dahulu untuk menghasilkan barang kebutuhan manusia. Contoh produksi agraris adalah yaitu pengolahan tanah untuk lahan pertanian atau perkebunan, atau menggunakan lapangan rumput untuk peternakan sapi.
  3. Produksi industri adalah cara  memenuhi kebutuhan manusia dengan cara meningkatkan nilai guna barang melalui proses dari bahan mentah menjadi barang setengah jadi hingga menjadi barang jadi dapat dinikmati kegunaannya secara langsung oleh konsumen. contoh dari produksi industri pabrik sepatu, pabrik barang elektronik, pabrik obat-obatan.
  4. Produksi perdagangan merupakan aktivitas produksi  yang berperan sebagai perantara produsen dan konsumen. Produksi perdagangan tidak ada proses pengolahan barang artinya produksi perdagangan hanya menyediakan stok barang kepada konsumen (distributor) yang telah diproduksi oleh produsen. 
  5. Produksi jasa adalah proses dalam memenuhi kebutuhan manusia berupa jasa atau keahlian untuk mengatasi masalah yang dihadapai oleh orang lain. Contoh produksi jasa adalah bengkel motor, konsultan, jasa transfortasi.
Alam sebagai faktor produksi penyedia
bahan mentah bagi kegiatan produksi

Kegiatan produksi tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya faktor produksi. Faktor produksi sendiri merupakan sumber daya yang digunakan untuk melakukan kegiatan peroduksi. Faktor produksi tada 4 yaitu:
  1. Faktor produksi alam adalah faktor peroduksi yang menyediakan bahan baku bagi kegiatan produksi. 
  2. Faktor produksi tenaga kerja adalah sumber daya manusia yang berperan dalam pengolahan sumber daya alam. 
  3. Faktor produksi modal adalah segala hasil produksi yang dibuat manusia dengan tujuan untuk menghasilkan barang-barang atau jasa-jasa lain dapat berupa uang atau barang produksi.
  4. Faktor produksi Kewirausahaan adalah kemampuan seseorang atau beberapa orang untuk menyatukan semua faktor produksi agar dapat menghasilkan barang tertentu. Kewirausahaan akan mampu dalam menjalankan sebuah perusahaan untuk melakukan kegiatan produksi.

Peran Tokoh Nasional Seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Comment

Berkat Perjuangan yang gigih akhirnya bangsa Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaan pada pada 17 Agustus 1945. Hal ini juga tidak lepas dari peran para tokoh nasional dengan segala upaya untuk mencapai dan mempertahankan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Peran Tokoh nasional seputar proklamasi diantaranya:

Achmad Soebardjo
  1. Ahmad Soebardjo adalah penengah antara golongan muda dan golongan tua ketika terjadi perbedaan pendapat tentang pelaksanaan proklamasi kemerdekaan. Soekarno dan Moh Hatta dibawa ke Rengasdengklok oleh pemuda (Peristiwa Rengasdengklok) dengan tujuan menghindarkan mereka dari pengaruh Jepang. Ahmad Soebardjo juga menjamin keselamatan Soekarno dan Hatta hingga kembali ke Jakarta. Setelah tiba di Jakarta Ahmad Soebarjo ikut merumuskan proklamasi kemerdekaan bersama Soekarno dan Hatta.
  2. Chaerul Saleh, Sukarni, Wikana, dan Shudanco Singgih adalah golongan muda yang membawa Soekarno dan Moh Hatta ke Rengahdengkol untuk menghindarkan kedua tokoh tersebut dari pengaruh Jepang.
  3. Soekarno adalah seorang tokoh yang merumuskan, menulis dan memproklamasikan kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945.
  4. Mohammad Hatta merumuskan proklamasi dan mendampingi Soekarno memproklamasikan kemerdekaan.
  5. Fatmawati diketahui sebagai orang yang menjahit bendera merah putih dikibarkan tanggal 17 Agustus 1945
  6. Soekarni adalah orang yang mengusulkan agar proklamasi kemerdekaan di tandatangani oleh Soekarno dan Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia
  7. Sayuti Melik berperan dalam proses kemerdekaan mengetik naskah proklamasi
  8. Latief Hendraningrat dan Suhud adalah penggerek bendera 
  9. Laksamana Maeda adalah wakil komanda angkatan laut Jepang. Ia berperan penting dalam proses kemerdekaan Indonesia dengan menjadikan rumahnya sebagai tempat untuk merumuskan proklamasi kemerdekaan.
Laksamana Maeda
Itulah para tokoh nasional yang berperan aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Selanjut adalah peran tokoh nasional dalam mengisi dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Indonesia Masa Kepemimpinan Habibie

Comment

Setelah tumbangnya rezim orde baru dibawah kepemimpinan Soeharto yang berkuasa di Indonesia selama 32 tahun dari tangga 27 Maret 1968 - 21 Mei 1998, Indonesia memasuki babak baru yaitu masa reformasi. Bacharuddin Jusuf Habibie atau akrab disebut BJ Habibie yang saat itu menjadi wakil presiden kemudian terpilih menjadi presiden menggantikan Soeharto tanggal 21 Mei 1998. Selanjutnya BJ Habibie membentuk Kabinet Reformasi Pembangunan.
Bacharuddin Jusuf Habibie

BJ Habibie hanya menjabat sebagai presiden Indonesia selama 1 Tahun 5 Bulan. Salah satu penyebabnya yaitu BJ Habibie dianggap perpanjangan tangan dari rezim orde baru. Kemudian muncul aksi demonstrasi menuntut dilaksanakannya pemilihan umum, selanjutnya  sidang MPR memutuskan  mempercepat proses pemilihan umum yang harusnya tahun 2002 dipercepat tahun 1999 .
Pemilihan tahun 1999 kemudian diselenggarakan menjadi 3 tahap yaitu:

  • 7 Juni 1999 diikuti oleh 48 partai politik untuk memilih 462 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD, Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia periode 1999-2004.
  • 20 Oktober 1999 untuk memilih Presiden Republik Indonesia. Kandidat yang memperebutkan kursi kepresidenan yaitu Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri. Hasil pemilihan presiden dimenangkan oleh Abdurrahman Wahid.
  • 21 Oktober 1999 untuk memilih wakil presiden yang diikuti dua kandidat yaitu Megawati Soekarno Putri dan Hamzah Haz. Hasil pemilihan wakil presiden dimenangkan oleh Megawati Soekarnoputri.
Hasil pemilihan umum 1999 akhirnya berhasil memilih Abdurrahman Wahid sebagai Presiden dilantik tanggal 20 Oktober 1999 dan Megawati Soekarnoputri sebagai wakil Presiden dilantik tanggal 21 Oktober 1999. Terpilihanya Abudurrahman Wahid menjadi presiden Indonesia menandakan berakhirnya masa jabatan BJ Habibie.
Abdurrahman Wahid
Walaupun masa jabatan BJ Habibie sangat singkat tetapi banyak kebijakan dan perubahan yang positif bagi kehidupan bangsa Indonesia. Kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh BJ Habibie semasa menjabat sebagai presiden Indonesia fokus dalam bidang politik dan ekonomi:

Kebijakan BJ Habibie dalam bidang politik diantaranya: 
  1. Mencabut dan melakukan revisi terhadap undang-undang dan menjadikannya lebih demokratis, 
  2. Memberikan kebebasan pers dan hak masyarakat untk menyalurkan aspirasi, 
  3. Membatasi jumlah anggota ABRI dalam MPR dari 75 menjadi 38, 
  4. Membahas masalah wilayah Timor-timur, 
  5. POLRI yang tergabing dalam ABRI memisahkan diri, lalu ABRI berubah menjadi TNI.
Kebijakan BJ Habibie dalam bidang Ekonomi diantaranya:
  1. Melakukan rekapitulasi Bank di Indonesia dan menurutkan tingkat inflasi
  2. Merekonstruksi perekonomian nasional
  3. Membekukan Bank bermasalah di Indonesia
  4. Membentuk badan Penyehatan Perbankan Nasional
  5. Mendongkrak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika hingga di bawah RP. 10.000
  6. Melarang praktik monopoli dengan meneribitkan Undang-udang NO. 5 Tahun 1999
  7. Melindungi konsumen dengan menerbitkan Undang-undang NO. 8 Tahun 1999

Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia

Comment

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa kelangkaan merupakan permasalah utama ekonomi. Kelangkaan ini dapat mempengaruhi harga barang pemuas bagi kebutuhan hidup manusia yang akan semakin mahal. Harga pemuas kebutuhan mahal dapat menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan manusia.

Lalu apa yang dimaksud dengan kebutuhan? Kebutuhan adalah keinginan manusia terhadap barang dan jasa yang harus dipenuhi. Jika kebutuhan manusia tidak terpenuhi akan menimbulkan dampak negatif bagi keberlangsungan kehidupan manusia. Disaat kebutuhan manusia terpenuhi akan timbul kebutuhan-kebutuhan lainnya dan berusaha untuk memenuhinya. 

Diperlukan pertimbangan dalam memenuhi kebutuhan

Kebutuhan manusia jenis-jenis kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi 4:

  1. Macam-Macam Kebutuhan Menurut Intensitasnya atau Tingkatannya. 
  2. Macam-Macam Kebutuhan Menurut Sifat. 
  3. Macam-Macam Kebutuhan Menurut Waktu Penggunaannya. 
  4. Macam-Macam Kebutuhan Menurut Subjek.

1. Kebutuhan Manusia Menurut Intensitas/Tingkatannya

  • Kebutuhan primer atau kebutuhan pokok adalah kebutuhan yang harus dipenuhi karena bila tidak dipenuhi akan mempengaruhi kelangsungan hidup. Adapun yang termasuk kebutuhan primer antara lain: kebutuhan akan makan, kebutuhan pakaian, dan rumah 
  • Kebutuhan sekunder (tambahan) adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi. Kebutuhan sekunder merupakan pelengkap dari kebutuhan primer. Tidak terpenuhinnya kebutuhan ini tidak mengganggu kelangsungan hidup. Kebutuhan sekunder antara lain, perabot rumah tangga, lemari, arloji, radio, dan sabun.
  • Kebutuhan Tersier atau kebutuhan barang mewah adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder terpenuhi. Kebutuhan ini tidak mutlak harus dipenuhi tetapi disesuaikan dengan kondisi keuangan dari masing-masing orang. 
Makanan adalah kebutuhan primer manusia

2. Kebutuhan Manusia Menurut Sifatnya
  • Kebutuhan Jasmani adalah kebutuhan yang bersifat memberi kepuasan pada badan atau jasmani. Kebutuhan ini bersifat materi kebutuhan ini antara lain makan, obat bagi yang sakit, minuman, kesehatan, dan olah raga.
  • Kebutuhan Rohani adalah kebutuhan yang dirasakan untuk kepentingan jiwa manusia. Apabila kebutuhan ini terpenuhi akan merasa puas, aman dan tenang. Contoh kebutuhan rohani yaitu rekreasi, agama, nonton TV, baca buku, dan pendidikan.
3. Kebutuhan Menurut Waktunya Penggunaannya

  • Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan manusia yang harus segera dipenuhi pada saat dibutuhkan. Apabila pemenuhan kebutuan ini tidak dilakukan dengan segera akan berakibat tidak baik terhadap kelangsungan hidupnya,Contohnya 1) Makanan sangat dibutuhkan ketika kelaparan  harus segera dipenuhi karena orang bisa mati kelaparan 2) Minuman sangat dibutuhkan bagi orang yang kehausan dan ini harus segera dipenuhi karena orang bisa mati kehausan 3) Obat sangat dibutuhkan bagi orang yang sakit. Kebutuhan ini tidak bisa ditunda karena akan berakibat fatal. 
  • Kebutuhan masa yang akan datang adalah kebutuhan manusia yang pemenuhannya dapat ditangguhkan pada masa yang akan datang. Pemenuhan kebutuhan ini dapat dipersiapkan dari sekarang. Contoh,Tabungan untuk biaya kuliah.
Manusia akan mati jika kekurangan air
4. Kebutuhan Menurut Subjeknya

  • Kebutuhan Individual adalah kebutuhan yang berhubungan langsung dengan perorangan. Kebutuhan ini dirasakan oleh diri pribadi seseorang dan pemenuhannya dilakukan secara individu. Contoh kebutuhan ini seperti makan, minum, mobil, sepatu, dan kaca mata.
  • Kebutuhan kelompok atau kolektif adalah kebutuhan yang dirasakan oleh sekelompok orang secara bersama-sama dan pemenuhannya jugadilakukan secara bersama-sama. Contoh kebutuhan ini antara lain : kebutuhan akan jalan, jembatan, sekolah, pasar, dan lapangan.

Materi IPS Ekonomi: Permasalahan Dasar Ekonomi

Comment

Ilmu ekonomi adalah sebuah ilmu yang mempelajari tentang manusia dan  interaksi antarmanusia tanpa memandang perbedaan karena pada hakekatnya manusia manusia memiliki keinginan dan kebutuhan yang tidak terbatas. Ketidak seimbangan antara sumber daya dengan keinginan dan kebutuhan manusia menyebabkan permasalahan atau biasa disebut dengan masalah ekonomi.

Ketika manusia menghadapai keterbatasan sumber daya maka manusia harus berfikir rasional untuk mempertimbangkan apa yang harus dipenuhi terlebih dahulu dari kebutuhan lainnya. Setelah berfikir rasional kemudian manusia mengambil sebuah keputusan atau tindakan untuk memaksimalkan kepuasan dan keuntungan yang disebut dengan tindakan ekonomis.

Ekonomi berasal bahasa Yunani, yaitu oikos berarti "keluarga, rumah tangga" dan nomos yang berarti "peraturan, aturan, hukum".

Kondisi dimana sumber daya terbatas terbatas sedangkan keinginan dan kebutuhan yang tidak terbatas menyebabkan kelangkaan (Scarcity). Kelangkaan itu sendiri adalah permasalahan dasar ekonomi. Kelangkaan itu sendiri diartikan sebagai sebuah kondisi di mana barang pemuas baik barang atau jasa tidak tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan semua orang tanpa pengorbanan (Gratis/At Zero Price).

Alam merupakan salah satu faktor produksi

Masalah inti ekonomi yaitu kelangkaan melahirkan masalah baik bagi Individu dan secara luas bagi negara. Permasalahan yang timbul bagi sebuah negara yang diakibatkan oleh kelangkaan yaitu bagaimana mengelola sumber daya yang terbatas untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan penduduk suatu negara. 

Untuk mengatasi permasalahan ekonomi dan kelangkaan diperlukan kegiatan ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, dan Konsumsi. Sebelum melakukan kegiatan ekonomi tersebut permasalahan ekonomi harus dirumuskan secara spesifik apa lagi di era modern seperti saat ini. Rumusan permasalahan ekonomi tersebut yaitu:

  1. What: Barang apa yang harus di produksi, permasalahan ini terjadi karena adanya keinginan dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas
  2. How: Bagaimana barang tersebut harus di produksi, untuk melakukan kegiatan produksi tentunya bergantung kepada pemanfaatan faktor produksi dan penggunaannya secara efektif dan efisien dengan mempertimbangkan pemanfaatan teknologi 
  3. Who: Untuk siapa barang tersebut harus diproduksi, pertimbangan ini untuk menentukan segmentasi pasar sehingga hasil produksi dapat disalurkan secara maksimal beserta keuntungannya untuk kesejahteraan masyarakat.

Upaya mengatasi masalah kelangkaan sebagai permasalahan ekonomi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia yang tidak terbatas. Lalu apa yang di maksud dengan kebutuhan Manusia? materi selanjutnya yaitu kebutan manusia.

Jatuhnya Orde Baru dan Lahirnya Masa Reformasi Di Indonesia

Comment

Setelah jatuhnya orde baru yang dipimpin oleh Soeharto Indonesia memasuka babak baru yang dikenal dengan masa reformasi. Penyebab jatuhnya kepemimpinan Soeharto pada masa orde baru disebabkan oleh hal berikut:

  1. Krisis Keuangan (Moneter), krisis moneter yang terjadi di Indonesia dimulau tahun 1997 dimana nilai tukar rupiah turun dari Rp 2.575 per USD menjadi Rp 2.603 per USD terus menurut hingga menembus angka 5.000 per USD dan puncaknya pada bulan Desember 1998 menembus angka 16.000 per USD.
  2. Indonesia Terjerat Hutang Luar Negeri kondisi ini menimbulkan berbagai permasalahan sosial dan konflik seperti peristiwa Malapetaka Lima Belas Januari (Malari), operasi Petrus, munculnya korporasi asing dan krisis ekonomi 1998
  3. Penyimpangan terhadap UUD 1945, kekuasaan presiden yang sangat besar menyebabkan: 1) Lembaga pemerintah tidak menjalankan tugasnya sebagai mana mestinya semua yang dikerjakan hanya untuk kepentingan presiden, 2) Pemilu yang tidak demokratis, 3) Pembatasan hak hak politik rakyat, seperti hak berserikat, berkumpul, dan berpendapat, 4) Terjadi korupsi, kolusi, dan nepotisme, 5) terjadinya krisis multidimensi.
  4. Penyederhanaan partai politik di Indonesia menjadi tiga partai PPP, PDI dan Golongan Karya dan munculnya Dwifungsi ABRI atau fungsi ganda ABRI yaitu: 1) Menjaga keamanan dan ketertiban negara, 2) Memegang kekuasaan dan mengatur negara, menyebabkan masalah politik dimana aspirasi rakyat tidak tersalurkan.
  5. Krisis Kepercayaan terjadi karena masyarakat sudah tidak percaya kepada pemerintah hingga muncul gerakan demonstrasi. Mahasiswa Trisakti juga melakukan demonstrasi damia pada 2 mei 1988 namun di nodai oleh penembakan oleh aparat terhadap empat mahasiswa Trisakti yakni Hendriawan Sie, Heri Hartanto, Elang Mulya Lesmana, dan Hafidin Royan peristiwa ini dikenal dengan tragedi trisakti. 
    Suasana Demonstrasi Mahasiswa Trisakti
Pada puncaknya tepatnya tanggal 21 Mei 1998 Soeharto mengundurkan diri sebagai presiden Republik Indonesia sekaligus menandakan berakhirnya rezim orde baru. Sisa waktu jabatan Soeharto yang belum di jalankan oleh BJ Habibie yang tadinya menjabat sebagai wakil presiden. Masa Reformasi kemudian dibagi menjadi beberapa pemerintahan yaitu:
  1. Pemerintahan BJ Habbie 21 Mei 1998 - 20 Oktober 1999
  2. Pemerintahan KH Abdurrahman Wahid 20 Oktober 1999 - 23 Juli 2001
  3. Pemerintahan Megawati Soekarnoputri 23 Juli 2001 - 20 Oktober 2004
  4. Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono 20 Oktober 2004 - 20 Oktober 2014
  5. Pemerintahan Joko Widodo 20 Oktober 2014 hingga sekarang
Dalam perkembangan kepemimpinan di Indonesia selalu terjadi peningkatan peningkatan dengan keberhasil masing-masing masa pemerintahan tersebut. Intinya siapapun presiden Indonesia harus bisa merawat keberagaman, kesejahteraan, dan keadilan disetiap aspek kehidupan bangsa Indonesia.

Makna Proklamasi Kemerdekaan Bagi Bangsa Indonesia

Comment

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia untuk mewujudkan kemerdekaan seutuhnya bagi seluruh rakyat Indonesia. Jika kita perhatikan isi pembukaan UUD 1945 yang berbunyi " Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya". Berdasarkan bunyi pembukaan UUD 1945 alinea ke-3 tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa:

  1. Kemerdekaan Indonesia terjadi karena rahmat, berkat dari Tuhan Yang Maha Esa
  2. Kemerdekaan Indonesia terjadi karena bangsa Indonesia menginginkan kehidupan berbangsa yaitu bangsa Indonesia
  3. Adanya tekad atau keinginan yang kuat tersebut seluruh bangsa Indonesia berjuang untuk mewujudkan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia 

Perjuangan bangsa Indonesia yang tanpa lelah akhirnya membuahkan hasil dengan di proklamasikannya kemerdekaan tangga 17 Agustus 1945 oleh Soekarno. Proklamasi kemerdekaan tersebut memiliki makna yang mendalam bagi bangsa Indonesia. Makna proklamasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia yaitu:

  1. Proklamasi kemerdekaan Indonesia  merupakan puncak perjuangan bangsa Indonesia mengusir penjajah untuk mendapatkan hak sebagai bangsa yang merdeka tidak ditindas bangsa , memiliki kedudukan yang sederajat dengan bangsa lain didunia ini. 
  2. Proklamasi kemerdekaan Indonesia tahap awal lahirnya negara Indonesia ini berarti bahwa hukum kolonial (penjajah) sudah tidak berlaku lagi dan diganti dengan hukum Nasional Proklamasi merupakan amanat pedndiritan rakyat untuk mewujudkan tujuan negara Indonesia sesuai yang tercantum pada UUD 1945 yaitu : mewujudkan kehidupan bernegara, melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdasakan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial.
  3. Proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah jembatan emas bagi bangsa Indonesia untuk mengisi kemerdekaan Indonesia, membentuk Negara yang merdeka berdaulat pemerintahan yang diakui oleh rakyatnya sehinga dapat mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. 
    Suasana Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Tercapainya kemerdekaan memiliki makna yang mendalam bagi bangsa Indonesia lebih khususnya dalam bidang politik, ekonomi, dan budaya. Berikut penjelasannya:
  1. Makna kemerdekaan Indonesia dalam bidang politik  memiliki kedaulatan rakyat yaitu pengakuan dari rakyat Indonesia mengakaui adanya pemerintahan Indonesia sebagai kekuasaan pemerintahan tertinggi.
  2. Makna kemerdekaan Indonesia dalam bidang ekonomi yaitu Indonesia berhak mengatur perekonomian berdasarkan UUD 1945 untuk kesejahteraan seluruh rakyat.
  3. Makna kemerdekaan Indonesia dalam bidang budaya yaitu Indonesia memiliki hak untuk mengembangkan dan mengembangkan budaya Indonesia yang merupakan jati diri Indonesia.
Namun proklamasi kemerdekaan Indonesia bukanlah akhir dari perjuangan bangsa Indonesia. Perjuangan tetap berlangsung baik secara fisik maupun diplomasi hingga di selenggarakannya Konferensi Menja Bundar (KMB) di Den Haag Belanda tanggal 23 Agustus – 2 November 1949 salah satu isinya mengakui kedaulatan Indonesia beserta wilayah kekuasaaan bangsa Indonesia.

Peran Tokoh Nasional dalam Memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia

Comment
Kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran tokoh nasional yang didukung oleh seluruh rakyat Indonesia. Tokoh-tokoh nasional dengan perjuangannya mereka kemudian disebut sebagai pahlawan nasional yang yang diperingati setiap 10 November. 10 November adalah tanggal terjadinya perjuangan rakyat Surabaya dipimpin oleh Bung Tomo Tahun 1945 menghadapai tentara Nederlandsch Indie Civil Administratie (NICA). 10 November ditetapkan sebagai hari pahlawan oleh Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden No. 361 Tahun 1959. Tokoh-tokoh nasional sebagai pahlawan bangsa Indonesia yaitu:
  1. Ir. Soekarno lahir di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 1901 meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun. Soekarno aktif dalam kegiatan politik ada beberapa hal penting yang dilakukan soekarno bagi Indonesia: 1) Mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) serta anti terhadap penjajahan, 2) Memperkenalkan dasar Indonesia merdeka dengan sebutan Pancasila dalam rapat BPUPKI 1 Juni 1945, 3) Memproklamasikan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia 17 Agustus 1945, 4) Sebagai Presiden Pertama Indonesia. 

  2. Moh. Hatta lahir dengan nama Mohammad Athar di Fort de Kock, Hindia Belanda, 12 Agustus 1902 meninggal di Jakarta 14 Maret 1980 pada umur 77 tahun. Peran Mohammad Hatta bagi bangsa Indonesia: 1) Merumuskan Teks Proklamasi kemerdekaan Indonesia, 2) Mendampingi Soekarni meproklamasikam kemerdekaan Indonesia, 3) Menjadi wakil presiden pertama Indonesia, 4) Memperjuangkan Terlangsanakannya Konferensi Meja Bundar hingga pengakuat kedaulatan Indonesia oleh Belanda. 

  3. Sutomo (Bung Tomo) lahir di Surabaya, Jawa Timur, 3 Oktober 1920 – meninggal di Padang Arafah, Arab Saudi, 7 Oktober 1981 pada umur 61 tahun. Sutomo adalah seorang pemimpin perjuangan rakyat Surabaya melawan NICA yang mendukung Belanda menduduki Indonesia kembali. Perlawanan Rakyat Surabaya yang dipimpin Sutomo di kenal dengan Pertempuran Surabaya 10 November 1945.
  4. Sutan Syahrir lahir di Padang Panjang, Sumatra Barat, 5 Maret 1909 meninggal di Zurich, Swiss, 9 April 1966 pada umur 57 tahun. Peran Sutan Syahrir bagi Indonesia 1) Sebagai seorang Diplomat handal dalam beberapa pertemuan seperti Perudingan Hoge Vallue dan Perundingan Linggarjati, 2) Menjadi Wakil Indonesia dalam Konferensi Hubungan Asia di New Delhi 23 Maret-2 April 1947. 3) Menjadi Perwakilan Indonesia dalam Sidang Keamanan PBB membahas tentang agresi militer Belanda I. 
  5. Tan Malaka lahir di Nagari Pandam Gadang, Gunuang Omeh, Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, 2 Juni 1897 – meninggal di Desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur, 21 Februari 1949 pada umur 51 tahun. Peran Tan Malaka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia: 1) Mendirikan Sekolah bagi rakyat Pribumi, 2) Menentang Perbudakan/buruh dengan upah murah untuk mewujudkannya Tan Malaka Bergabung dalam Partai Komunis namun pada akhirnya memutuskan hubungan dengan PKI. 
  6. Soedirman lahir di Purbalingga, 24 Januari 1916 – meninggal di Magelang, 29 Januari 1950 pada umur 34 tahun. Jendral Soedirman adalah pemimpin gerakan gerilia Indonesia melawan agresi Militer Belanda II dimana tokoh-tokoh penting Indonesia berhasil ditangkap belanda dan Ibu Kota Yogyakarta berhasil dikuasai Belanda. Berkat Perjuangannya Indonesia mampu membalikan keadaan dan memenangkan pertempuran. 
  7. Agus Salim lahir di Koto Gadang, Agam, Sumatra Barat, Hindia Belanda, 8 Oktober 1884 – meninggal di Jakarta, Indonesia, 4 November 1954 pada umur 70 tahun. Peran Agus Salim dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia diantaranya: 1) Perwakilan Indonesia dalam perundingan pendahuluan di Jakarta 23 Oktober 1945 membahas konflik Indonesia-Belanda. 2) Memperjuangkan pengakuan kedaulatan Indonesia oleh negara-negara Arab seperti Mesir, Suriah, Lebanon, Yaman, dan Arab Saudi. 

  8. Mohammad Natsir lahir di Alahan Panjang, Lembah Gumanti, kabupaten Solok, Sumatra Barat, 17 Juli 1908 – meninggal di Jakarta, 6 Februari 1993 pada umur 84 tahun. Peran Mohammad Natsir Peran Mohammad Natsir bagi Kemerdekaan Indonesia memulihkan kutuhan bangsa Indonesia yang sebelumnya berbentuk serikat, 2) Memulihkan hubungan Indonesia-Malaysia. 

  9. Prof. Mr. Mohammad Yamin, S.H. (lahir di Talawi, Sawahlunto, Sumatra Barat, 24 Agustus 1903 – meninggal di Jakarta, 17 Oktober 1962 pada umur 59 tahun). Peran Moh. Yamin diantaranya: 1) Mengusulkan dasar negara 31 Mei 1945, 2) Menjadi Anggota aktif BPUPKI. 

  10. Ki Hadjar Dewantara lahir di Pakualaman, 2 Mei 1889 – meninggal di Yogyakarta, 26 April 1959 pada umur 69 tahun. Peran dari Ki Hadjar Dewantara dalam kemerdekaan Indonesia diantaranya: 1) Menjadi Jurnalis dan mengkritisi kebijakan Belanda bersama Dr. Cipto Mangunkusumo, dan Dr. E.F.E. Douwes Dekker, ditangkap dan ditahan dalam penjara, 2) Mendirikan Perguruan Taman Siswa 3 Juli 1922, 

  11. Kiai Haji Mohammad Hasjim Asy'arie bagian belakangnya juga sering dieja Asy'ari atau Ashari (lahir di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, 14 Februari 1871 – meninggal di Jombang, Jawa Timur, 21 Juli 1947 pada umur 76 tahun; 24 Dzul Qo'dah 1287 H - 7 Ramadhan 1366 H; dimakamkan di Tebu Ireng, Jombang. Peran Kiai Haji Mohammad Hasjim Asy'arie bagi kemerdekaan Indonesia diantaranya: 1) Mendirikan Laskar Hizbullah Laskar Hizbullah (Tentara Allah) didirikan menjelang akhir pemerintahan Jepang 8 Desember 1944, 2) Kiai Hasyim para 17 September 1945 beliau mengeluarkan fatwa jihad yang berisikan ijtihad bahwa perjuangan membela tanah air sebagai suatu jihad fi sabilillah.

  12. Abdul Haris Nasution (lahir di Kotanopan, Sumatra Utara, 3 Desember 1918 – meninggal di Jakarta, 6 September 2000 pada umur 81 tahun. Abdul Haris Nasution adalah seorang Jendral angkatan Darat yang berhasil selamat dari Gerakan G 30/SPKI sehingga rencana PKI untuk melakukan Kudeta berhasil diketahui oleh Pemerintah dan melakukan tindakan perlawanan terhadap PKI dan memberantas PKI. 
  13. H. Adam Malik Batubara (lahir di Pematangsiantar, Sumatra Utara, 22 Juli 1917 – meninggal di Bandung, Jawa Barat, 5 September 1984 pada umur 67 tahun. Peran adam malik dalam kemerdekaan Indonesia : 1) Ikut sebagai pasukan gerilya bersama Sukarni, Chaerul Saleh, dan Wikana, ia pernah membawa Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. 2) Sebagai Wakil Presiden Indonesia yang Ke- 3. 

  14. Raden Dewi Sartika lahir di Cicalengka, Bandung, 4 Desember 1884 – meninggal di Cineam, Tasikmalaya, 11 September 1947 pada umur 62 tahun. Perjuangan Raden Dewi Sartika yaitu mendirikan sekolah bagi Wanita dengan pengajaran diajarkan berhitung, membaca, menulis, menjahit, merenda, menyulam, dan pelajaran agama. 
  15. Cut Nyak Dhien (ejaan lama: Tjoet Nja' Dhien, Lampadang, Kerajaan Aceh, 1848 – Sumedang, Jawa Barat, 6 November 1908. Cut Nyak Dhien adalah seorang Istri Pejuang Aceh Teuku Umar mereka bersama-sama berjuang melawan  dan mengusir Belanda keluar dari Aceh. 

  16. Raden Adjeng Kartini (lahir di Jepara, Hindia Belanda, 21 April 1879 – meninggal di Rembang, Hindia Belanda, 17 September 1904 pada umur 25 tahun. Raden Ajeng Kartini adalah seorang Tokoh Emansipasi wanita di Indonesia memperjuangkan kesamaan hak kedudukan/derajat wanita dengan kaum laki-laki. 

  17. Pangeran Harya Dipanegara (atau biasa dikenal dengan nama Pangeran Diponegoro, lahir di Ngayogyakarta Hadiningrat, 11 November 1785 – meninggal di Makassar, Hindia Belanda, 8 Januari 1855 pada umur 69 tahun. Peran Pangeran Diponegoro dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia adalah sebagai pemimpin dalam menghadapi Belanda. Perang Antara Diponegoro bersama pasukannya Melawan Belanda di Kenal dengan sebutan Perang Diponegoro 1825-1830. 

Lahirnya Supersemar Jatuhnya Orde Lama Menjadi Orde Baru

Comment

Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret)  adalah surat yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh presiden Sukarno kepada Letjen Soeharto pada tanggal 11 Maret 1966. Supersemar adalah langkah penting presiden Sukarno dalam rangka mengendalikan dan menertibkan kondisi negara yang sedang bergejolak mengarah kepada konflik dan perpecahan di sebabkan oleh peristiwa G30S/PKI. Supersemar menjadi tonggak awal berakhirnya orde lama (Soekarno) dan munculnya orde baru (Soeharto).

Presiden Sukarno pada masa demokrasi terpimpin dengan kebijakan politik nasakom (Nasionalis, Agama, dan Komunis) seolah-olah menunjukan adanya keterlibatannya dalam peristiwa G30S/PKI. Pergerakan masa dalam aksi demonstrasi tidak dapat dibendung dengan tingkat kepercayaan terhadap pemerintah yang semakin menurun di pelopori oleh organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia pada 12 Januari 1966 yang tergabung dalam fornt pancasila dengan beberapa organisasiyang ikut bergabung diantaranya:

  1. Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI)
  2. Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI)
  3. Kesatuan Aksi Buruh Indonesia (KABI)
  4. Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia (KASI)
  5. Kesatuan Aksi Wanita Indonesia (KAWI)
  6. Kesatuan Aksi Guru Indonesia (KAGI)

Tuntutan dalam aksi demonstrasi didepat gedung DPR-GR tersebut dikenal dengan Tritura atau Tiga Tuntutan Rakyat:

  1. Pembubaran PKI dan Ormas-ormasnya
  2. Perombakan Kabinet Dwikora
  3. Turunkan Harga

Surat Supersemar

Tanggal 21 Februari 1966 presiden Sukarno mengganti kabinet (Reshuffle Kabinet). Kabinet yang baru dibentuk tersebut ditentang keras oleh mahasiswa yang semakin meningkatkan aksi demonstrasi menghalangi pelantikan menteri-menteri baru. Dalam aksi tersebut bentrokan antara para demonstran dengan Pasukan Pengawal Presiden (Residen Tjakrabirawa) menimbulkan korban dikalangan mahasiswa yaitu Arif Rahman Hakim. Karen Insiden tersebut organisasi KAMI dibubarkan karena dianggap menimbulkan keresahan dan mengganggu ketertiban masyarakat. Namun perjuangan mahasiswa tidak dapat dipadamkan mereka terus berjuang agar tuntutan mereka didengarkan dan diterima oleh pemerintah.

Gelombang demonstrasi yang semakin masif dilakukan sehingga menimbulkan kekacauan ditengah masyarakat. Melihat kondisi yang semakin kacau dan ketidak berdayaan Sukarno dalam menertibkan suasana, ia kemudian mengeluarkan mandat/perintah kepada Mayor Jendral Suharto yang saat itu menjabat sebagai panglima angkatan darat untuk mengambil langkah-langkah strategis untuk memulihkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Surat yang dikeluarkan Soekarno kepada Soeharto dikenal dengan Supersemar (surat perintah sebelas maret) tanggal 11 Maret 1966. Soeharto kemudian membubarkan dan melarang PKI beserta ormas-ormas yang terindikasi berada dibawah naungan PKI. 

Pelantikan Soeharto

Pada 12 Maret 1966 MPRS mengadakan sidang istimewa menetapkan Soeharto sebagai presiden Indonesia selanjutnya pada 27 Maret 1968 dikukuhkan sebagai presiden penuh. Soeharto kemudian melaksanakan penataan stabilitas politik dengan beberapa kebijakan yang dilakukan diantaranya:

  1. Mengembalikan politik luar negeri Indonesia dengan prinsif bebas aktif
  2. Pemulihan hubungan dengan Malaysia 11 Agustus 1966
  3. Indonesia kembali menjadi Anggota PBB
  4. Mempelopori pembentukan ASEAN
  5. Menyederhanakan partai politik
  6. Mengadakan pemilihan umum
  7. Mengamalkan kembali pancasila dengan P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila)
  8. Kebijakan politik Dwi Fungsi ABRI

Keberhasilan Orde Baru mengatasi permasalahan dalam negeri seperti keamanan, politik dan ekonomi menjadi catatan prestasi tersendiri bagi Indonesia pada  kepemimpinan Soeharto. Namun prestasi yang dicapai tidak diikuti dengan akhlak dan mental yang baik sehingga terjadi banyak praktek KKN menyebabkan krisis multi dimensi di Indonesia dan mengakibatkan Orde Baru harus tumbang dan diganti dengan masa Reformasi.

Nilai Budaya Masa Praaksara di Indonesia

Comment

Keragaman masyarakat Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia sehingga menghasilkan berbagai nilai-nilai budaya. Nilai Budaya sendiri merupakan tolak ukur kebiasaan yang dilakukan  turun-temurun oleh masyarakat sehingga setiap penyimpangan atau perubahan dalam nilai tersebut akan terlihat. Di Indonesia sendiri ada 6 nilai budaya  masa praaksara di Indonesia yaitu:

  1. Nilai Religius
  2. Nilai Gotong Royong
  3. Nilai Musyawarah
  4. Nilai Keadilan
  5. Tradisi Bercocok Tanam
  6. Tradisi Bahari (Pelayaran)  
Nilai Religius pada masa praaksara di Indonesia sebenarnya masih dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Nilai religus tersebut terlihat dari adanya kebiasaan masyarakat seperti melakukan ziarah pada makam leluhur melakukan upacara sesajen untuk memuja roh nenek moyang. Sampai sekarang kebiasaan sebagian masyarakat masih sangat meyakini adanya sebuah benda yang memiliki kekuatan gaib misalnya senjata pusaka, jimat dan masih banyak lagi. Nilai Religus budaya masa praaksara di Indonesia yaitu kepercayaan akan roh nenek moyang (Animisme) dengan diikuti oleh adanya media/sarana untuk melakukan pemujaan dan memiliki kekuatan gaib (Dinamisme).
Dolmen meja batu meletakkan persembahan
untuk roh nenek moyang
Nilai gotong royong pada masyarakat praaksara di Indonesia terlihat dari cara hidup masyarakat saat itu yang masih berpindah-pindah. Mereka harus bekerja sama (Gotong royong) untuk menggumpulkan makanan misalnya saat berburu. Mengapa berburu harus bergotong royong? tentunya saja gotong royong diperlukan yang disebabkan oleh keterbatasan alat yang digunakan untuk berburu. Kebiasaan atau budaya gotong-royong masih tetap hidup didalam kehidupan masyarakat Indonesia seperti memperbaikan jalan, membangun rumah yang biasanya di lakukan saat pendirian batu pertama.

Nilai musyawarah masyarakat Indonesia masa praaksara dilakukan saat pemilihan pemimpin suatu kelompok masyarakat (Kepala Suku). Seperti kita ketahui bahwa Kepala Suku adalah bentuk pemerintahan asli dari Indonesia  jika ditinjau dari jumlah suku yang ada di Indonesia tentu banyak sekali pemimpin masyarakat pada masa praaksara. Selain digunakan untuk memilih pemimpin kelompok masyarakat (Kepala Suku) musyawarah juga dilakukan untuk mencari solusi atau pemecahan masalah yang dihadapai.
Kepala Suku Papua
Kehidupan masyarakat pada masa praaksara yang sangat bergantung pada alam dengan keterbatasan alat kehidupan mendorong adanya kehidupan bersama dan gotong rorong. Dalam kehidupan bergotong royong tersebut terlihat adanya nilai keadilan pada masayarakat praaksara Indonesia dimana adanya pembagian kerja sesuai dengan kemampuan dan mampu dilakukan oleh seseorang. Contoh sederhana dari nilai keadilan dalam pembagian kerja seorang laki-laki melakukan tugas berburu dan wanita mengumpulkan tumbuh-tumbuhan misal jamur atau mengumpulkan sayur-sayuran.

Kehidupan masyarakat praaksara yang tadinya masih ketergantungan terhadap mulai berfikir memproduksi kebutuhannya sehingga kemudian mulai berfikir untuk bercocok tanam. Kemampuan berfikir masyarakat juga semakin berkembang yang mampu menghasilkan teknologi sehingga tercipta alat untuk pertanian seperti beliung persegi. Ditemukannya alat pertanian tersebut mendukung masyarakat pada masa praaksara dalam bercocok tanam. Teknik bercocok tanam yang dilakukan yaitu Huma (Ladang berpindah-pindah)
Beliung Persegi
Keberhasilan masyarakat masa praaksara dalam teknologi menghasilkan alat kehidupan terbuat dari logam masayarakat praaksara juga berhasil menciptakan tekonlogi transportasi perlayaran (tradisi bahari) perahu bercadik. Perahu bercadik adalah transportasi yang dihasilkan oleh masyarakat Indonesia digunakan untuk kegiatan perlayaran antar pulau. Kegiatan perlayaran bukanlah hal yang mudah dilakukan namun masyarakat masa praaksara sudah memahami ilmu astronomi untuk mengentahui cuaca dan perbintangan sebagai navigasi atau petunjuk arah.