Peradaban Lembah Sungai Indus

Peraban lembah sungai Indus atau shindu merupakan sebuah perdaban yang sudah sangat maju yang berkembang didaerah India bagian utara. Daerah yang subur merupakan salah satu faktor yang mendukung majunya peradaban karena dialiri oleh banyak sungai diantaranya sungai Indus, Sungai Gangga, sungai Yamuna, dan sungai Brahmaputera. 

Ada dua kota besar yang berkembang di sekitar lembah sungai Indus yaitu kota Mahenjo-Daro dan kota Harappa. Dua kota ini memiliki tata ruang yang sangat baik ini berhasil ditemukan pada tahun 1920 M. Materi untuk pembuatan bangunan terbuat dari bahan lumpur yang diproses sehingga berbentuk seperti bata. Kota ini juga pernah hancur karena luapan sungai sungai Indus menurut sejarawan kota Mahenjo- Daro sempat dibangun sampai 7 kali.

Reruntuhan Kota Mahenjo-Daro
Kota Mahenjo-Daro diperkirakan berawal dari tahun 2600 SM sampai pada tahun 1900 SM. Ditinjau dari majunya tatanan kota maka tidak heran kota Mahenjo-Daro merupakan pusat peradaban kuno India.  Dari segi pembuatan jalan pertokoan serta irigasi sangatlah diperhatikan untuk menjamin segi kesehatan.

Jika segi Irigasi sudah diperhatikan tentu segi ekonominya bergantung pada sektor pertania yang dapat menghasilkan padi, gandum, jelai, kapas, dan teh yang berlimpah. hal ini juga tentunya didukung oleh majunya teknologi masyarakat Mahenjo-Daro. Masyarakat Mahenjo-Daro juga telah mengenal emas dan mengolahnya, jenis persenjataan juga sudah dikenal seperti tombak, pedang, dan anak panah. Dibidang kesenian sudah mengenal lukisan dan pembuatan patung. 

Patung Gadis Menari
Kota Mahenjo-Daro pernah di perintah oleh raja Candragupta Dinasti Maurya dan raja Ashoka. 

Raja Candragupta membuat sebuah kerajaan dikenal dengan Dinasti Maurya  pada tahun 322 SM. Raja Candragupta mampu memperluas wilayah kerajaannya dari Kashmir sampai sampai lembah sungai gangga kemudian menguasai wilayah Macedonia setelah kematian Alexander Agung.

Raja Ashoka merupakan cucu dari Raja Candragupta yang memimpin kerajaan Maurya pada tahun 268-232 SM dengan baik sehingga menjadi sebuah kerajaan yang besar pada tahun 268-232 SM. Setelah kematinan Raja Ashoka kerajaan Maurya kemudian terpecah. Kemunculan Candragupta I berhasil mempersatuan kembali wilayah Maurya dan mendirikan sebuah kerajaan Gupta.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Comments


EmoticonEmoticon